Merck

Bergandeng Tangan di Sanggar Alang@lang

Mendidik anak Indonesia adalah suatu nikmat, tak terkecuali anak-anak jalanan. Untuk itulah Indonesia Bercerita dan Sanggar Alang@lang bergandeng tangan, mendidik mereka melalui cerita. 

Suasana Workshop Bercerita di Sanggar Alang@lang

“Etika, estetika, agama, satu-dua-tiga!!!” sahutan ceria anak-anak Sanggar Alang@lang yang kembali terdengar di sebuah rumah di Jalan Gunungsari 24, Surabaya, pada Kamis sore, 31 Maret kemarin. Untuk pertama kalinya Sanggar Indonesia Bercerita yang terdiri atas kak @rudicahyo, kak @maya_myworld, kak @dita_akw, kak @cilioks, dan kak Dimas, serta ditemani kak @dwikrid dan kak @mie_ftah berkunjung mengadakan Mini Workshop Ayo Bercerita yang akan diadakan di sana tiap Kamisnya. Sanggar Alang@lang ini dibina oleh Kak Didit Hape sejak 1999 untuk mendidik anak-anak jalanan yang putus sekolah mengenai budaya dan kesenian, budi pekerti, serta pengetahuan agama yang dapat diterapkan di dalam maupun di luar sanggar.

Sore itu, Sanggar Indonesia Bercerita disambut kedatangan anak-anak dengan gaya salaman yang sangat unik. Kak @maya_myworld lalu memperkenalkan tim Sanggar #IDcerita kepada mereka dengan yel-yel “Salam Bahagia, Salam Indonesia Bercerita”. Anak-anak lalu duduk tenang, mendengarkan kak @rudicahyo yang membawa oleh-oleh cerita tentang Si Loly, tikus hutan yang tersesat di kota namun dapat memenangkan lomba mengumpulkan makanan melawan tikus-tikus kota.

Usai kak @rudicahyo bercerita, kak @maya_myworld mengulas kembali cerita Si Loly bersama anak-anak. Dengan berani mereka menyampaikan pesan-pesan moral dalam cerita tersebut, di antaranya ialah kerendahhatian dan tak boleh meremehkan apapun. Untuk memancing mereka belajar bercerita maka tim Sanggar #IDcerita membagikan kertas untuk mereka gambari sesuka hati. Dengan dua kotak krayon, anak-anak Sanggar Alang@lang mampu berbagi satu sama lain, saling memberi dan meminjamkan.

Setelah mereka selesai menggambar, beberapa anak diminta untuk menceritakan sebuah kisah dibalik apa yang mereka gambar, di antaranya Rosma yang giat menceritakan pengalamannya belajar di Sanggar Alang@lang serta Eni yang tampak malu-malu bercerita tentang keluarga pelukis yang digambarnya. Mereka yang berani bercerita mendapatkan kenang-kenangan berupa sebuah buku cerita.

Anak Sanggar Alang@alang sedang Bercerita

Mini Workshop Ayo Bercerita di Sanggar Alang@lang ditutup dengan membagikan alat tulis pada semua anak-anak di sana dan sholat bersama. Ke depannya, Sanggar #IDcerita akan memfasilitasi mereka dalam menulis cerita dan bercerita, serta merekamnya dalam podcast. Semoga kegiatan bercerita dapat menginspirasi mereka. (Penulis; @Dwikrid)

Ayo beri dukungan dengan like, tweet atau beri komentar pada posting ini ya kak…..

Baca Juga: 2 Pelajaran dari Sanggar Alang@alang